10 Tips dan Trik Menata Ruang
Juli 6, 2010 at 8:07 pm 1 komentar
![]()
- Peletakan Furnitur
Peletakan sebaiknya mengarah pada sesuatu yang focal, misalnya ke arah sebuah televisi atau taman di belakang rumah. Kita tahu, funitur merupakan salah satu elemen pengisi ruangan yang memberikan atmosfer bagi ruangan itu sendiri.
Penciptaan Focal Point
Ini dapat dilakukan dengan memilih salah satu dinding untuk diolah. Dinding merupakan media yang paling praktis dalam mendukung penciptaan suasana. Pengolahan dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya:
- Memasang rak. Pada bagian dinding dibuat rak terbuka yang bentuknya dapat menyesuaikan dengan meja TV di bawahnya. Posisinya di tengah dinding dan merupakan dinding utama dalam pandangan setiap orang, membuat rak ini menjadi daya tarik utama.
- Membuat cerukan atau lubang. Dinding tidak dibiarkan tampil apa adanya, melainkan dibuat cerukan (niche) atau bahkan lubang. Ceruk atau lubang ini menjadi tempat aksesori pilihan.
- Menempatkan aksesori (artwork). Lukisan dalam ukuran besar, patung, deretan foto keluarga, kain yang digantung, akan membuat daya tarik lain.
- Menempatkan sofa yang “berbeda”. Sofa dengan bentuk, ukuran, dan warna yang berbeda dari furnitur lainnya, akan membuat focal point yang menarik. Misalnya, di antara set sofa warna biru ditempatkan sofa tunggal merah.
- Membuat plafon yang unik. Jika ruang-ruang lain berplafon datar, plafon ruang keluarga dapat diolah dengan teknik drop ceiling atau dengan plafon terbuka.
- Pewarnaan Dinding
Warna putih dan krem merupakan warna yang paling netral untuk dinding ruang keluarga. Warna ini dapat merespon warna apapun yang ada dalam ruang tersebut.
Setting Lampu
Penataan cahaya cukup berperan untuk menciptakan ruang yang nyaman. Pencahayaan dengan penambahan lampu spot dapat dilakukan untuk menampilkan aksesori tertentu pada ruangan. Di sisi lain, pencahayaan juga dapat membuat bagian ruangan tertentu mempunyai makna yang berbeda dengan bagian lainnya. Secara garis besar, penataan cahaya dapat dilakukan dengan cara:
- Penggunaan jenis pencahayaan: yang dipancarkan dari bawah ke atas (uplight) dan yang dipancarkan dari atas ke bawah (downlight). Uplight dipasang di tepi bawah dinding. Biasanya untuk memberi penyinaran ke arah bagian tertentu, seperti niche, sudut dinding yang menarik, patung, dsb. Sedangkan downlight mengarahkan pencahayaan dari atas ke bawah. Jenis ini termasuk lampu sorot yang dipasang pada plafon untuk menerangi lukisan atau pojok tertentu.
- Pemilihan warna lampu. Di pasaran tersedia lampu warna putih dan kuning. Kuning memberikan suasana kehangatan dan artistik (temaram), sementara yang putih memberikan warna yang bersih dan lebih terang.
- Pemilihan desain penutup lampu. Anda dapat memilih berbagai jenis penutup lampu. Mulai dari yang berbahan akrilik, kain, plastik, sampai yang dari gelas (beling).
- Penempatan lampu. Lampu dapat ditempatkan di dinding, digantung pada plafon, didirikan pada lantai, maupun ditempatkan pada sebuah meja sudut atau meja TV. Variasi penempatan ini akan menghasilkan pewarnaan ruangan yang menarik.
- Pemasangan Permadani
Penempatan permadani pada ruang keluarga akan menghasilkan suasana lebih cozy. Permadani, umumnya, memberi sensasi kelembutan pada pijakan kaki. Selain itu, permadani juga dapat menegaskan area tertentu atau menghubungkan beberapa furnitur yang tersebar.
Beberapa hal yang dapat diperhatikan ketika mengaplikasikan karpet antara lain:
- Memilih ukuran dan bentuk. Di pasar terdapat bentuk persegi panjang, bulat, dan kotak. Pemilihan sebaiknya memperhitungkan ukuran luas ruang dan bentuk furnitur.
- Menempatkan permadani. Penempatan dapat dilakukan di tengah, menyudut, atau di bawah rak TV.
- Memilih tekstus dan warna yang sesuai dengan konsep rumah. Di pasar karpet tersedia aneka tekstus, seperti kasar, halus, lembut, sampai yang berserat. Demikian pula dengan warna yang beraneka ragam.
- Upholstery
Penutup sofa (upholstery) akan membuat ruangan lebih berwarna. Di pasar kain terdapat aneka jenis bahan penutup. Baik itu dalam warna, corak, maupun kualitas daya tahannya.
- Cushions
Pelengkap furnitur, seperti bantal-bantalan (cushions) yang menjadi pemanis ruangan bukan sekedar pelengkap untuk menghiasi ruang keluarga.
- Partisi
Dinding penyekat atau partisi sebaiknya tidak banyak digunakan untuk ruang keluarga yang terlalu kecil.
- Vegetasi & Akuarium
Sebagai unsur penyeimbang, tanaman hidup dapat diletakkan di pojok atau bahkan tengah ruangan. Suasana akan lebih hidup karena terdapat tanaman hidup.
Aplikasi Gorden
Untuk meminimalisir masuknya sinar matahari yang berlebihan diperlukan aplikasi tirai atau gorden. Gorden dari bahan katun atau polyester bisa menjadi pilihan.
Sumber : www.ideaonline.co.id
Entry filed under: artikel. Tags: lampu, pencahayaan, ruang, sudut.
1 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed









1.
maria | Januari 14, 2011 pada 8:50 am
Wah terima kasih infonya. Lebih menarik lagi kalau dikasih contoh gambarnya.